Ruang Publik Bukan Arena Kekerasan, Polda Jabar Imbau Masyarakat Sampaikan Aspirasi dengan Damai
Kekhawatiran tersebut kembali mencuat menyusul insiden kericuhan yang melibatkan penyerangan terhadap aparat penegak hukum di ruang publik, oleh sekelompok massa di tengah malam beberapa hari yang lalu.
Akibat dari serangan tersebut, beberapa anggota kepolisian dilaporkan mengalami luka-luka dalam peristiwa tersebut. Menanggapi insiden memprihatinkan ini, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., memberikan keterangan resmi dan mengimbau seluruh masyarakat agar senantiasa menahan diri serta menjaga ketertiban umum. Beliau menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan mengambil langkah tegas namun tetap mengedepankan pendekatan persuasif dan profesional dalam menangani setiap potensi gesekan di ruang publik.
"Polda Jabar mengajak masyarakat luas untuk menyalurkan aspirasi secara bermartabat tanpa harus mencederai aturan hukum yang berlaku. Perbedaan pendapat merupakan hal yang lumrah dalam kehidupan berdemokrasi, di mana kita tidak harus selalu sepakat dalam menyikapi suatu persoalan, tetapi kita semua punya tanggung jawab untuk tidak membahayakan orang lain. Setiap individu diingatkan agar senantiasa menghormati hak-hak pengguna jalan lainnya demi keselamatan bersama." Ujar Kabid Humas, Jum'at (23/10/2026)
Oleh karena itu, melalui imbauan resmi ini, Polda Jabar mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap kritis, tetap tenang, dan menolak segala bentuk kekerasan. Keamanan dan ketertiban di ruang publik bukanlah tugas kepolisian semata, melainkan tanggung jawab bersama yang memerlukan partisipasi aktif dari seluruh warga.
Red. Tri.

Komentar
Posting Komentar