Bagaimana Nasib Program Citarum Tahap 3, Anggota DPR RI : Anggaran Tidak Ada, Beco Biaya Sendiri
Kab Bandung, Jabarindo.com - Program Citarum Harum tahap 3 mengalami kendala dalam melakukan pemeliharaan sungai, khususnya pengangkatan lumpur sedimentasi sungai citarum di berbagai lokasi yang sedang berjalan. Salah satunya Desa Tegalluar Kecamatan Bojongsoang, tepatnya sungai Cikeruh, Selasa (10/08).
Dilokasi tampak alat berat beco long arm dan beberapa dumptruck angkut tanah sibuk mondar mandir muat tanah. Tampak juga H. Asep Romy Romaya selaku Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PKB yang biasa disapa (Bang Romi) sedang melakukan pengawasan dan intruksi langsung di lapangan.
Ketika ditanya, Romi mengatakan, pengerukan sungai harus segera di kerjakan secara pentahelix, bisa di lihat langsung ini sedang berlangsung. Sebelumnya sudah ada rapat bersama, dari Bupati, BBWS dan Satgas citarum, kebetulan dari BBWS ada Pa asep, dan Juga Dansatgasnya.
Kendala saat ini adalah anggaran, solar (BBM) kan harus dipikirkan, bahkan alat berat Beco. Bayangkan saja Beco long arm sejam 280 ribu, belum solarnya. Bicara CSR kemarin hanya BJB berikan 1 milyar karena di rancaekek juga ada pengerukan sungai, "ungkap Romi.
Romi menambahkan, untuk tegalluar sendiri sudah di kordinasikan melalui camat dan kades, coba pabrik yang ada bantu juga andil dalam melakukan pengerukan sungai citarum, soalnya anggaran dari Provinsi Jabar tidak ada, ini kan buat penanganan banjir di wilayah, "tegasnya.
Bahkan bbws saja yang jelas domainnya tidak bisa membantu alat berat, dengan alasan tidak ada, anggaran perawatan sungai juga belum ada membantu, baru rencana mau bantu solar, "ujar romi.
Apakah program citarum harum tahap 3 akan berjalan dengan baik atau sebaliknya, mengingat anggaran yang di gelontorkan mengandalkan swastanisasi berupa CSR. Lalu bagaimana dengan anggaran perawatan sungai citarum itu sendiri. (Tim)


Komentar
Posting Komentar