Pembangunan Jembatan Beton di Kelurahan Kepuh Resmi Selesai, Wujud Sinergi Kodim 0623/Cilegon Bersama Masyarakat


Cilegon, Jabarindo.com 22 Juli 2026 – Pembangunan Jembatan Beton yang berlokasi di Kampung Jati, Kelurahan Kepuh, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, telah resmi selesai dan kini sudah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi penting dalam meningkatkan aksesibilitas, keselamatan, serta memperlancar mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.


Pembangunan jembatan yang diprakarsai oleh Kodim 0623/Cilegon ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Seluruh proses pembangunan dilaksanakan melalui semangat gotong royong yang melibatkan personel TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan tepat sasaran.

Dengan selesainya pembangunan jembatan beton ini, masyarakat kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, mempermudah akses pendidikan, kesehatan, serta meningkatkan kesejahteraan warga di wilayah Kelurahan Kepuh.

Komandan Kodim 0623/Cilegon menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur ini merupakan bentuk kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan masyarakat serta komitmen untuk terus hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya.

Peresmian jembatan berlangsung dengan penuh kebersamaan dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam, aparatur Kelurahan Kepuh, tokoh masyarakat, tokoh agama, mahasiswa, serta warga sekitar yang menyambut antusias hadirnya fasilitas tersebut.

Melalui pembangunan Jembatan Beton Kampung Jati ini, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat semakin kuat dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat, berkelanjutan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Cilegon.

Red.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembangunan Hotel dan Rumah Sakit PT Bethesda Hospital Indonesia, Ketua RW 07 Bojongpulus Benturkan Awak Media dengan Mitra nya

Airin Skin Clinic Menjadi Salah Satu Pusat Perawatan Kulit di Kota Bandung

Diduga Cemari Lingkungan, De Prima Terra Buang Limbahnya Langsung ke Parit