Kepala Disperkimtan Kab. bandung Wahyudin, ST., ME Lakukan Monitoring Kawasan Upakarti dan Sekitar Kantor Pemda


JABARINDO.COM -Guna menjaga Ketertiban dan kenyamanan lingkungan Kabupaten Bandung Kepala Disperkimtan Kab. bandung  Wahyudin, ST., ME lakukan Monitoring lingkungan Car Free Day dan kawasan Upakarti serta Pemkab Kab. Bandung(26 Juni 2026)

 

Kepala Dinas Disperkimtan Kab. Bandung Wahyudin melakukan kegiatan monitoring dan peninjauan langsung di kawasan strategis, meliputi area Upakarti serta lokasi pelaksanaan CFD 


Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pemeriksaan, melainkan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan bahwa lingkungan di sekitar kawasan pemerintahan tetap terjaga dengan baik.

 

Dalam kegiatan monitoring Kepal Fiperkirakan  bertemu  Ibu Hj. Emma Dety Permanawati. Lalu mereka bersama-sama, mereka melakukan peninjauan keliling untuk melihat secara langsung kondisi fisik lingkungan, kebersihan, serta tata ruang yang ada di wilayah tersebut.


Diskusi yang terjadi selama monitoring ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi masalah maupun hal-hal yang perlu ditingkatkan agar pelayanan dan fasilitas publik dapat berjalan optimal.

 

Dari pelaksanaan monitoring ini sangat jelas, yaitu untuk memastikan bahwa kawasan tersebut tetap tertata rapi, bersih, dan memberikan kenyamanan maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat yang beraktivitas, berkunjung, maupun beristirahat di sana, termasuk bagi para pegawai pemerintahan yang bekerja setiap harinya.

 

Melalui pemantauan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan seperti ini, pemerintah Kabupaten Bandung berharap dapat mencapai beberapa hal penting:

 

-Pemeliharaan Estetika dan Ketertiban: Memastikan tata letak bangunan, taman, dan fasilitas umum tetap sesuai dengan perencanaan dan peraturan yang berlaku.


-Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan: Menjaga area publik tetap bebas dari sampah dan menjaga sanitasi agar tetap sehat dan nyaman.


-Peningkatan Kualitas Ruang Publik: Menciptakan ruang terbuka yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat transit atau bekerja, tetapi juga menjadi area yang asri dan menyenangkan.


-Responsivitas Terhadap Masukan: Dengan melihat langsung kondisi di lapangan, pihak terkait dapat lebih cepat merespons jika terdapat keluhan atau kebutuhan perbaikan dari masyarakat.

 

Kegiatan ini menegaskan pentingnya sinergi antara instansi terkait dalam menjaga aset daerah dan kualitas lingkungan hidup. (Intriah)



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembangunan Hotel dan Rumah Sakit PT Bethesda Hospital Indonesia, Ketua RW 07 Bojongpulus Benturkan Awak Media dengan Mitra nya

Airin Skin Clinic Menjadi Salah Satu Pusat Perawatan Kulit di Kota Bandung

Diduga Cemari Lingkungan, De Prima Terra Buang Limbahnya Langsung ke Parit