Jl. Banda BERUBAH JADI AREA PARKIR LIVERY, KEMACETAN PARAH TIADA HENTI, WARGA DAN PENGENDARA DIPERAS MATA


BANDUNG Jabarindo.com sungguh memilukan! Jalan protokol yang seharusnya menjadi urat nadi lalu lintas Kota Bandung, kini berubah total menjadi lahan parkir raksasa yang tak beradab. Siapa sangka, kemacetan luar biasa yang setiap hari menyengsarakan ribuan pengendara di Jl. Banda, ternyata bukan tanpa sebab, melainkan ulah oknum yang merasa memiliki hak mutlak atas jalan raya!


Pemandangan memilukan ini sudah menjadi makanan sehari-hari. Jalan yang lebarnya terbatas kini makin menyempit drastis karena dipenuhi kendaraan yang parkir sembarangan, bahkan sampai menutupi trotoar. Bukan hanya mengganggu arus lalu lintas yang jadi macet total, nyawa pejalan kaki pun kini terancam bahaya karena tidak punya tempat untuk berjalan kaki dengan aman.

STUDIO FOTO JONAS BANDA TERNYATA SUMBER MASALAH?

Yang membuat bulu kuduk merinding dan rasa kesal memuncak, siapa sangka aktivitas dari Studio Foto Jonas Banda yang terletak di lokasi tersebut diduga kuat menjadi biang kerok utama kekacauan ini!

Lihat saja kelakuannya! Puluhan kendaraan milik pengunjung studio tersebut diparkir seenaknya, menutupi badan jalan, seolah-olah peraturan lalu lintas hanyalah tulisan tak berguna. Kenyamanan pribadi didahulukan tanpa mempedulikan penderitaan ribuan orang lain yang terjebak macet berjam-jam hanya karena ulah mereka yang tidak bertanggung jawab.

Juru parkir (jukir) liar pun beraksi leluasa, seolah mereka adalah raja di jalanan tersebut. Mereka mengatur parkir seenak jidat, memakan ruas jalan, dan seakan-akan tidak ada hukum yang berlaku di sana.

DISHUB DAN PEMKOT BUNGKAM? ADA "SETORAN" DI BALIK LAYAR?

Pertanyaan besar kini bergelayut di benak publik: Di mana mata Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung?

Masalah ini bukan baru terjadi kemarin sore, tapi sudah berlangsung lama. Namun anehnya, tidak ada satupun tindakan tegas yang dilakukan. Tidak ada penertiban, tidak ada tilang, tidak ada razia. Semuanya terlihat diam seribu bahasa.

Masyarakat mulai bertanya-tanya, apakah ketidakberdayaan ini wajar? Atau jangan-jangan di balik kelancaran parkir liar ini ada aliran "setoran" yang mengalir deras ke oknum tertentu? Apakah jalan raya sudah diperjualbelikan demi keuntungan segelintir orang, sementara rakyat kecil yang lewat harus menderita?

WALIKOTA FARHAN, TOLONG BERTINDAK! RAKYAT SUDAH TIDAK TAHAN LAGI!

Kami atas nama publik menuntut tanggung jawab penuh! Bapak Walikota Bandung, Muhammad Farhan, dimohonkan untuk segera turun tangan dan melihat langsung penderitaan rakyat di Jl. Banda.

Cukup sudah kemacetan dan kekacauan ini! Dishub Kota Bandung harus menjelaskan, apakah mereka benar-benar buta dan tuli melihat masalah ini? Atau memang sengaja membiarkan kejahatan lalu lintas ini terus terjadi?

Jl. Banda adalah milik publik, bukan milik pribadi atau milik bisnis tertentu! Saatnya hukum ditegakkan, saatnya jalanan dikembalikan kepada rakyat, dan saatnya menghentikan perbudakan lalu lintas yang tidak manusiawi ini!

Apakah anda juga kesal dengan kondisi ini?  share agar Walikota dan Dishub segera bertindak!

 

( Team/Red )

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pembangunan Hotel dan Rumah Sakit PT Bethesda Hospital Indonesia, Ketua RW 07 Bojongpulus Benturkan Awak Media dengan Mitra nya

Boyke Soerianata yang Sudah Bekerja 17 Tahun di Harley Davidson, membuka pelatihan tentang mekanic Harley secara online dan gratis.

Penyidik dan Penyidik Pembantu T.A 2025 Polda Jabar